Konflik Pasangan
Dalam ini film (seperti semua warung sinema) saya belajar tentang budaya, ekspresi dan kata baru. Saya senang tentnang saya bisa, baca, tonton and dengar semuanya dan saya belajar cepat.
Ini film tentang laki-laki, Ucha, ada yang pulang ke rumah terlambat dari bekerja baru. Desi, istrinya Ucha, membeli perabotan baru banyak dan Ucha mengatakan dia mau berhenti kerja. Selantujutnya Ucha dan Desi memberikan argumen. Desi tidak setuju kalauUcha mau berheti kerja.
Ini lesson, saya belajar tentang:
Gelar sarjana adalah salah satu simbol status dalam masyarakat Indonesia. Dalam cuplikan ini, Desi tidak setuju kalau Ucha berhenti kerja dan tidak mau lagi menjadi direktur. Salah satu argumen Desi adalah Ucha sarjana hukum. Maksud yang tersirat di sini, Ucha tidak pantas menjadi tukang kuda (pekerjaan kasar) karena dia punya gelar sarjana.
Kreditan adalah cara membeli barang dengan mencicil (tidak membayar kontan). Ada beberapa cara yang dipakai di Indonesia. Di kota besar, orang bisa membeli barang dengan kartu kredit, sama seperti di banyak negara lain. Di desa-desa, orang bisa membeli barang secara kreditan dari orang yang berkeliling kampung dan menawarkan barang jualannya. Orang yang mempunyai profesi ini namanya tukang kredit. Orang hanya memberi uang muka untuk barang yang dibeli. Sisanya bisa dibayar dengan cara mencicil dengan tambahan bunga.
Ekspresi banyak:
"Boleh saja, asal..."
"Pokoknya...titik."
"Biarin!"
"Apa salahnya..."
"Buat apa..."
"Yang penting kan..."
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment